Kabupaten Magelang, terletak strategis di jantung Pulau Jawa, bukan hanya dikenal sebagai rumah bagi Candi Borobudur yang mendunia, tetapi juga sebagai wilayah yang kaya potensi dan ramah investasi.Dengan aksesibilitas yang mudah melalui jalur provinsi dan nasional, serta kedekatan dengan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Magelang menawarkan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.
| Luas | : 1.085,73 km² | ||||||||||||
| Jarak Ke Semarang | : 92 Km | ||||||||||||
| RTRW | : Luas KPI sesuai Peraturan Daerah No. 7 Tahun 2024 sebesar 525 ha | ||||||||||||
| Pertumbuhan Ekonomi | : 4,32 – 5,36 % | ||||||||||||
| Tingkat Inflasi | : - | ||||||||||||
| Total Populasi | : 1.341.447 | ||||||||||||
| UMK | : Rp 2.467.488 (2025) | ||||||||||||
| Komposisi Usia | : Persentase Angkatan Kerja terhadap Penduduk Usia Kerja: SD = 79,54% SMP = 69,83% SMA = 86,48% Perguruan Tinggi 86,03% dan Total 79,45% |
||||||||||||
| Infrastruktur | : - | ||||||||||||
| Ketersediaan Tenaga Kerja |
|
||||||||||||
| Potensi Kelulusan |
|